Langsung ke konten utama

Bahaya Sering Gonta-Ganti Template Blog Dan Cara Mengatasinya

Bahaya Sering Gonta-Ganti Template Dan Cara Mengatasi - Mungkin anda pernah ngalamain pas melihat blog orang lain terlihat enak dipandang bahkan sangat ringan dan anda berpikir bagaimana kalau ganti template seperti punya blog yang dikunjungi...

Kalau pernah berarti anda senasib dengan saya bahkan saya pernah ganti template 4 kali dalam seminggu bayangkan 4 kali apa engga pusing tuh, dan yang paling kesal adalah bukan ebih baik malah menjadi blog di dupak dari pencarian google alhasil pengunjung blog turun sampai 70%.

Bahaya Sering Gonta-Ganti Template Blog Dan Cara Mengtasinya


Lalu apa dampak negatif gonta-ganti template untuk blog?
Jawabanya banyak negatifnya dibandingkan positif, itu menurut saya yang sudah ngalamin betapa bodohnya orang yang suka ganti template bahkan sampai 4 kali seperti saya.. Ha

Dampak Negatif Sering Ganti Template

  1. Blog yang sudah lama anda bangun sampai siang malam akan di crawl lagi oleh robot txt dan mulai mengumpulkan nice jenis apa blog anda, ya tentunya ini akan merugikan karena google mengira blog baru apalagi sampai item-item yang penting seperti meta tag, analytics tidak diganti sama dengan template sebelumnya dijamin blog anda akan merosot seperti perosotan entah kemana.
  2. Postingan akan hilang dalam beberapa hari bahkan sampai ada yang tidak kembali, ini saya alami artikel blog yang dulu berada dihalaman pertama langsung terjun payung sampai ke halaman 4 google itu yang membuat hati saya terasa teriris-iris rasanya seperti di tolak pacar dan sampai disini artikel saya tersebut tidak naik lagi. 
  3. Visitor menurun, pasti anda akan merasakan visitor atau pengunjung blog menurun itu sempat saya alami bahkan seperti saya bilang di atas sampai 70%,oh......  70%, blog yang sudah saya kelola beberapa Bulan ini nyungseb entah tau kemana sekarang postingan saya yang dihalaman pertama cuma ada 1-2 tidak banyak seperti sebelum saya gonta-ganti template. 
Mungkin masih banyak lagi dampak negatifnya daripada positifnya jadi kalau anda berniat untuk ganti template berpikirlah berulang kali bahkan beribu kali jangan yang saya alami dialami oleh anda. 

Tapi saya lagi mencoba megembalikan artikel saya supaya ada di halaman pertama lagi seperti dulu dengan cara ubek-ubek blog yang share atau posting cara mengembalikan artikel atau postingan blog karena sering ganti template dan saya terapkan di blog saya tercinta ini. 

Lalu apa yang harus dilakukan setelah ganti template? 
Ok... Akan saya share juga diblog ini. 

Yang Harus Dilakukan Setelah Ganti Template

  1. Ganti atribut template yang akan anda gunakan karena biasanya template baru suka menggunakan atribut yang membuat template, contohnya facebook, google+ dan masih banyak lagi. 
  2. Masukan meta tag google webmaster anda yang dulu ke template baru dan kalau blog anda di daftarkan di google analytics masukan ke template baru intinya harus sama dengan template lama karena kalau tidak begitu blog anda akan di anggap blog baru dan akan susah bersaing dengan blog yang sudah lama. 
  3. Ganti kategori yang ada di navigasi atas, ya pasti kalau anda menggunakan template baru apalagi gratis kategori yang digunakan biasanya menggunakan kategori si pembuat template atau menggunakan "#", kalau menemukan seperti itu ganti dengan kategori anda atau dengan halaman blog anda agar terlihat profesional. 
  4. Sumbmit ulang sitemap dan kirimkan kembali url blog anda agar google segera mengindek blog anda, caranya dengan Fetch As Google. 
  5. Tunggu sampai postingan anda kembali mungin membutuhkan beberapa hari, minggu bahkan sampai Bulan karena tidak tentu kapan blog kita kan normal kembali. 
Kesimpulan : jangan sesekali berpikiran untuk mengganti template bagus-bagus kalau blog kita menjadi lebih ok dimata google karena kebanyakan banyak yang mengeluh seperti yang saya alami, jangan karena melihat template orang lain Bagus anda ingin mengganti jauhkan pikiran seperti itu ini di alamin saya loh.. Benar-benar kalau bahasa inggrisnya ( Kaduhung Sagede Gunung). Ok. Semoga pengalaman saya ini jadi pelajaran dan semoga blog saya kembali normal seperti sedia kala biar lebih semangat lagi posting di blog ini. 

Kalau Menurut Anda Artikel Ini Bermanfaat Silahkan Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter


Komentar